World

Trump Belum Ingin Berdamai, Militer AS Siapkan Opsi Serangan ke Iran

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan AS tidak akan melancarkan serangan baru ke Iran sebelum pemilihan paruh waktu pada 3 November 2026. Pernyataan tersebut muncul setelah militer AS dilaporkan menyiapkan opsi untuk melanjutkan operasi tempur terhadap Iran.

Sebelumnya, dalam acara Partai Republik di San Antonio, Rabu (7/10/2026), Trump mengatakan Iran bersedia menawarkan berbagai hal untuk mengakhiri konflik. Namun, ia juga menyampaikan bahwa kesepakatan bukan sesuatu yang benar-benar ingin dicapainya.

Pernyataan tersebut muncul setelah sejumlah media melaporkan Trump bersama tim keamanan nasionalnya membahas kemungkinan melanjutkan perang dengan Iran.

Menurut laporan Axios, sejumlah pejabat AS menyebut Trump telah menginstruksikan Komando Pusat AS (CENTCOM), yang bertanggung jawab atas operasi militer di kawasan Timur Tengah, untuk merampungkan persiapan menghadapi kemungkinan pertempuran kembali dengan Iran.

Sementara itu, The Atlantic melaporkan pada Rabu (7/10) bahwa Trump mempertimbangkan serangan terhadap Iran sebelum pemilihan paruh waktu AS pada awal November. Serangan tersebut diperkirakan dapat menyasar sektor energi, infrastruktur, dan fasilitas nuklir Iran.

Axios juga memperingatkan bahwa kemungkinan perang kembali berlangsung dalam tiga hingga empat minggu ke depan dapat memengaruhi pemilihan paruh waktu. Salah satu dampaknya adalah potensi kenaikan harga minyak sebagai respons terhadap konflik.

Di tengah perkembangan tersebut, tingkat popularitas Trump dilaporkan telah turun ke level terendah sepanjang sejarah.

Reinasya Mutiara Sringindari – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...