National World

Malaysia Tawarkan Pesawat dan Helikopter untuk Bantu Atasi Karhutla RI

Malaysia menawarkan bantuan berupa satu pesawat pemadam kebakaran, tiga helikopter, serta 52 petugas dan personel untuk membantu Indonesia menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera dan Kalimantan. Namun, tawaran tersebut masih menunggu respons pemerintah Indonesia hingga Selasa (13/10).

Wakil Perdana Menteri Malaysia Ahmad Zahid Hamidi mengatakan, tawaran bantuan telah disampaikan melalui sejumlah jalur diplomatik. Ia menyebut Badan Penanggulangan Bencana Nasional Malaysia (NADMA) dan Kementerian Luar Negeri Malaysia juga telah mengirimkan surat kepada pihak terkait di Indonesia.

Zahid mengatakan pihaknya telah menyampaikan tawaran tersebut saat bertemu Presiden RI Prabowo Subianto dan perwakilan Wakil Presiden Indonesia. Langkah itu dilakukan sebagai bentuk dukungan Malaysia dalam menghadapi persoalan karhutla yang turut berdampak pada negara tetangga akibat asap kebakaran.

Meski demikian, pemerintah Indonesia masih akan mengkurasi berbagai tawaran bantuan asing sebelum menentukan dukungan yang sesuai dengan kebutuhan penanganan di lapangan.

Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat mengatakan pemerintah perlu menilai terlebih dahulu bentuk bantuan yang ditawarkan. Ia mencontohkan tawaran pengerahan personel dan bantuan operasi water bombin g atau pemadaman melalui udara.

Menurut Jumhur, Indonesia telah mengerahkan puluhan ribu personel untuk menangani karhutla dan menjalankan operasi water bombing secara mandiri. Kendati demikian, ia mengapresiasi negara-negara yang menawarkan bantuan.

Zahid menyatakan Malaysia tetap berpandangan positif terhadap respons Indonesia dan berharap tawaran tersebut dapat diterima apabila bantuan tambahan diperlukan.

Hingga kini, belum ada kepastian mengenai tindak lanjut tawaran bantuan Malaysia tersebut.

Reinasya Mutiara Sringindari – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...