National

Karhutla di OKI Sumsel Meluas, Puluhan Hektare Sawah Terbakar

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, meluas dan berdampak pada lahan milik warga. Peristiwa ini menambah perhatian terhadap penanganan karhutla di wilayah Sumatera Selatan.

Tim gabungan terus melakukan upaya pemadaman di sejumlah titik kebakaran. Sebelumnya, kebakaran di Desa Pedamaran V, Kecamatan Pedamaran, OKI, dilaporkan meluas dari 47 hektare pada 3 Oktober menjadi sekitar 140 hektare pada 4 Oktober 2026. Area terdampak berada di dekat Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (Terpeka).

Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Wilayah Sumatera Kementerian Kehutanan, Ferdian Krisnanto, menyebut lahan yang terbakar didominasi tanah gambut. Vegetasi di lokasi antara lain tegakan gelam, semak belukar, nanas, sawit, dan jelutung.

Proses pemadaman melibatkan Manggala Agni, unsur terkait, serta masyarakat. Petugas juga melakukan penyekatan untuk membatasi penjalaran api, terutama di area yang berbatasan dengan lahan warga dan ruas tol.

Sementara itu, Polda Sumatera Selatan masih menangani berbagai perkara karhutla di wilayah tersebut. Berdasarkan keterangan kepolisian yang diberitakan ANTARA pada 14 Oktober 2026, penyelidikan telah dilakukan terhadap 128 tempat kejadian perkara (TKP), dengan 55 perkara naik ke tahap penyidikan. Sebanyak 16 di antaranya berkaitan dengan korporasi.

Kepolisian menyatakan penyelidikan masih berjalan untuk memastikan pihak yang bertanggung jawab. Masyarakat juga diimbau tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Penanganan karhutla perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk menekan risiko meluasnya kebakaran, kerusakan lahan, serta dampak asap terhadap warga di wilayah terdampak.

Fito Wahyu Mahendra – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...