Gubernur Bank Indonesia (BI), Destry Damayanti, menghadap Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Terbatas (Ratas) di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (19/10/2026). Pertemuan tingkat tinggi tersebut membahas secara khusus strategi penguatan nilai tukar rupiah dan pengendalian inflasi di tengah tingginya ketidakpastian serta volatilitas ekonomi global.
Dalam pertemuan tersebut, Destry menjelaskan bahwa pergerakan rupiah masih dipengaruhi ketidakpastian pasar keuangan global, terutama kondisi suku bunga tinggi yang bertahan lebih lama serta inflasi di sejumlah negara maju yang belum mencapai target.
