Asosiasi Sepak Bola Mesir meminta FIFA memberikan penjelasan terperinci mengenai sanksi terhadap pelatih tim nasional Hossam Hassan, manajer tim Ibrahim Hassan, dan pemain Mostafa Zico. Permintaan tersebut diajukan untuk menilai posisi hukum sebelum menentukan langkah selanjutnya, termasuk kemungkinan mengajukan banding.
Dalam pernyataan yang diumumkan pada Senin (19/10/2026), Asosiasi Sepak Bola Mesir menyebut FIFA menjatuhkan skorsing tiga pertandingan kepada Hossam dan Ibrahim Hassan. Sementara itu, Zico mendapat larangan bermain selama lima pertandingan.
Sanksi tersebut berkaitan dengan pertandingan Mesir melawan Argentina pada babak 16 besar Piala Dunia di Atlanta, Amerika Serikat, 6 Juli 2026. Mesir kalah 2-3 setelah sempat unggul dua gol lebih dahulu.
Pertandingan tersebut diwarnai protes dari kubu Mesir terhadap sejumlah keputusan wasit, termasuk pembatalan gol pada awal babak kedua. Ketegangan meningkat setelah Argentina mencetak gol kemenangan hingga salah satu anggota staf pelatih Mesir menerima kartu merah.
Seusai pertandingan, Hossam mengkritik jalannya laga dan menuduh Argentina telah menipu Mesir untuk merebut tiket ke perempat final. FIFA kemudian menjatuhkan sanksi kepada tiga anggota tim nasional tersebut.
Hukuman itu berpotensi memengaruhi persiapan Mesir menghadapi agenda internasional berikutnya. Hossam dan Ibrahim diperkirakan dapat absen dalam pertandingan kualifikasi Piala Afrika melawan Malawi pada November serta laga pertama pada kalender pertandingan internasional Maret.
Sementara itu, larangan bermain selama lima pertandingan membuat Zico diperkirakan absen hingga Juni.
Hingga pengumuman sanksi tersebut, Asosiasi Sepak Bola Mesir masih meminta rincian pertimbangan FIFA untuk menentukan langkah hukum selanjutnya.
Reinasya Mutiara Sringindari – Redaksi
