National

Politikus Golkar Nilai Penegakan Hukum Era Prabowo Tunjukkan Kemajuan

Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Golkar, Soedeson Tandra, menilai penegakan hukum selama dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menunjukkan kemajuan. Ia menyoroti penanganan kasus korupsi, pembaruan regulasi, hingga penertiban kawasan hutan sebagai sejumlah hal yang menjadi perhatian.

Soedeson mengatakan, penindakan terhadap sejumlah pejabat, mulai dari kepala daerah hingga menteri, merupakan salah satu bentuk upaya penegakan hukum yang patut diapresiasi. Ia menilai langkah tersebut menunjukkan bahwa penindakan korupsi berjalan tanpa pandang bulu.

“Sudah banyak yang ditangkap, mulai dari bupati, gubernur, hingga menteri. Ini semua merupakan suatu prestasi, dan saya pribadi serta dari Partai Golkar sangat menghargai hal tersebut,” ujar Soedeson kepada wartawan, Selasa (20/10/2026).

Di bidang legislasi, Soedeson menyoroti pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru dan pembentukan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) baru. Menurut dia, perubahan tersebut menjadi bagian dari perkembangan mendasar dalam sistem hukum Indonesia.

Ia juga menyinggung penindakan di sektor pasar modal, termasuk denda sebesar Rp 2,1 triliun terhadap tiga emiten yang melakukan pelanggaran. Soedeson menilai besarnya sanksi tersebut mencerminkan ketegasan dalam pengawasan pasar modal.

Selain itu, ia mengapresiasi kinerja Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) dalam menindak aktivitas tambang ilegal dan memulihkan kawasan hutan. Ia menyebut upaya tersebut turut mendorong pengembalian aset dan penerimaan negara melalui penegakan aturan.

Meski memberikan penilaian positif terhadap arah kebijakan pemerintah, Soedeson berharap sejumlah program yang menyasar masyarakat, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), bantuan sosial, dan Koperasi Desa Merah Putih, terus dikembangkan. Ia menekankan pentingnya perbaikan sistem apabila pelaksanaan program belum berjalan sesuai harapan.

“Kalau dalam implementasinya sistemnya belum benar, mari kita bersama-sama perbaiki,” imbuhnya.

Reinasya Mutiara Sringindari – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...