National

Bareskrim Sita 50.400 Liter Minyak dari Dua Kilang Ilegal di Muratara

Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menyita 50.400 liter minyak mentah dan bahan bakar minyak (BBM) hasil pengolahan ilegal dari dua lokasi penyulingan di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan. Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi menetapkan dua orang berinisial S dan A sebagai tersangka.

Penindakan dilakukan oleh Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri di Desa Mekar Sari, Kecamatan Rawas Ilir. Salah satu lokasi diketahui merupakan tempat penyulingan milik tersangka S yang diduga telah beroperasi sejak Januari 2025.

Dari lokasi tersebut, petugas menyita 38.200 liter minyak mentah yang berasal dari Kabupaten Musi Banyuasin, 10.000 liter solar hasil olahan, serta 2.200 liter bensin ilegal. Polisi juga memasang garis polisi pada 40 tangki penampung dan dua tungku pengolahan minyak.

Dalam proses penyidikan, polisi memeriksa 10 orang yang berada di lokasi. Hasil pemeriksaan tersebut berujung pada penetapan S dan A sebagai tersangka. Keduanya dijerat dengan ketentuan pidana di bidang minyak dan gas bumi serta peraturan mengenai perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri Brigjen Pol Muhammad Irhamni mengatakan, penyidikan tidak hanya berfokus pada aktivitas pengolahan minyak tanpa izin, tetapi juga kemungkinan distribusi BBM ke pasar gelap.

Penyidik turut menelusuri aliran dana dan aset yang diduga berkaitan dengan kegiatan tersebut, termasuk kemungkinan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Namun, dugaan keterkaitan dengan pencucian uang masih harus dibuktikan melalui proses penyidikan.

Penindakan ini merupakan bagian dari upaya kepolisian menangani praktik pengolahan minyak ilegal yang berpotensi mengganggu tata kelola distribusi BBM dan menimbulkan dampak terhadap lingkungan.

Bareskrim Polri menyatakan penelusuran akan berlanjut untuk mendalami peran para tersangka serta kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam rantai produksi dan distribusi minyak ilegal tersebut.

Reinasya Mutiara Sringindari – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...