Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy berharap kemenangan Partai Demokrat dalam pemilihan paruh waktu Amerika Serikat (AS) dapat membuka peluang peningkatan bantuan militer dan keuangan bagi Kyiv. Harapan tersebut muncul di tengah perang Rusia-Ukraina yang telah berlangsung sekitar empat setengah tahun.
Dalam wawancara dengan stasiun televisi Jerman, ZDF, pada Rabu (4/11/2026), Zelenskyy menilai perubahan komposisi Kongres AS setelah Demokrat menguasai Senat dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) berpotensi menguntungkan Ukraina.
Menurutnya, Partai Demokrat selama ini menunjukkan sikap yang lebih jelas dalam menyatakan dukungan terhadap Kyiv.
“Saya juga berterima kasih kepada Partai Republik, tetapi Partai Demokrat berbicara dengan sangat jelas mengenai dukungan dan pemberian bantuan kepada Ukraina,” kata Zelenskyy dalam pernyataan yang disampaikan ZDF sebelum wawancara tersebut ditayangkan.
Ia juga menyoroti komitmen Partai Demokrat untuk memperbaiki hubungan antara AS dan negara-negara Eropa. Zelenskyy berharap perubahan keseimbangan kekuatan di Kongres dapat menghasilkan dukungan yang lebih besar bagi Ukraina dalam menghadapi invasi Rusia.
Menurutnya, peningkatan bantuan militer dan keuangan dari Washington berpotensi memengaruhi perhitungan Presiden Rusia Vladimir Putin dalam melanjutkan perang. Zelenskyy menilai dukungan yang kuat dari AS, seperti yang telah ditunjukkan negara-negara Eropa, dapat menjadi faktor penting dalam menghadapi Moskow.
Dalam laporan Al Jazeera pada 5 November, kemenangan Partai Demokrat juga mendapat perhatian dari sejumlah pejabat Eropa. Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Kaja Kallas berharap Kongres AS yang baru dapat terus mendukung Ukraina sekaligus meningkatkan tekanan terhadap Rusia agar mengakhiri perang.
Meski demikian, perubahan komposisi Kongres belum tentu langsung mengubah kebijakan luar negeri Washington. Kanselir Jerman Friedrich Merz mengingatkan bahwa Presiden AS Donald Trump masih memiliki kewenangan besar dalam menentukan arah kebijakan pemerintahannya, meskipun Partai Demokrat menguasai kedua kamar Kongres.
Di sisi lain, upaya diplomatik untuk mengakhiri perang juga terus berjalan. Utusan khusus Presiden AS Steve Witkoff menyatakan bahwa delegasi Ukraina dan Rusia dijadwalkan bertemu di Abu Dhabi pada 10–11 November untuk membahas penghentian perang, pengaturan keamanan pascaperang, dan langkah-langkah deeskalasi.
Zelenskyy mengatakan telah melakukan pembicaraan dengan Witkoff dan Jared Kushner menjelang pertemuan tersebut. Ia berharap dukungan internasional yang lebih kuat dapat berjalan beriringan dengan upaya diplomasi untuk mengakhiri konflik.
Akbari Danico – Redaksi
