National

BEI Ingatkan Investor soal Pembobolan Akun Saham, Pelaku Bisa Jual Saham Tanpa Izin

Bursa Efek Indonesia (BEI) mengingatkan investor ritel untuk meningkatkan keamanan rekening efek dan rekening dana nasabah (RDN) guna mencegah pembobolan akun oleh pihak tidak bertanggung jawab.

Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI, Irvan Susandy, mengungkapkan kasus pembobolan akun investor marak terjadi sepanjang 2025 dan masih berlanjut hingga 2026.

Menurut Irvan, salah satu penyebabnya adalah kelalaian investor dalam menjaga akses akun, seperti menggunakan kata sandi yang mudah ditebak atau tidak pernah menggantinya.

Ia menyampaikan hal tersebut dalam acara Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2026, Sabtu (7/11/2026). Irvan juga mengingatkan investor agar memahami keamanan transaksi elektronik sebelum memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI).

Modus pembobolan tersebut tidak hanya dilakukan oleh individu, tetapi juga melibatkan kelompok yang bekerja secara terorganisasi. Pelaku biasanya mengambil alih akun investor, kemudian menjual saham-saham dengan fundamental baik.

Dana hasil penjualan selanjutnya digunakan untuk membeli saham lain yang memiliki likuiditas lebih rendah. Melalui transaksi tersebut, dana dapat berpindah ke pihak-pihak yang terlibat dalam komplotan.

Irvan menjelaskan, celah keamanan juga dapat muncul ketika investor membagikan kata sandi kepada orang lain, termasuk asisten pribadi, sekretaris, pacar, maupun pasangan.

Risiko penyalahgunaan akses bahkan tetap ada setelah hubungan pribadi berakhir, apabila pihak lain masih mengetahui informasi masuk ke akun sekuritas milik investor.

Karena itu, BEI meminta investor lebih berhati-hati dalam menjaga perangkat elektronik dan informasi akses akun perdagangan saham. Investor juga perlu mengganti kata sandi secara berkala serta tidak membagikan informasi keamanan kepada orang lain.

Irvan menegaskan, proses pemulihan aset akan sulit dilakukan apabila saham telah dijual dan dana hasil transaksi sudah berpindah ke pihak lain. Oleh sebab itu, pencegahan pembobolan menjadi langkah penting untuk melindungi kepemilikan saham investor.

Reinasya Mutiara Sringindari – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...