National

Para Calon Apoteker Kritik Sistem Kelulusan ke Ikatan Apoteker Indonesia (IAI)

Perwakilan dari mahasiswa apoteker seluruh Indonesia menyampaikan kritik terbuka kepada Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) di Kantor Pengurus Pusat IAI, Jalan Wijaya Kusuma, Jakarta Barat pada Senin (5/9).

Hal tersebut terjadi imbas dari banyaknya calon apoteker yang dinyatakan tidak lulus Uji Kompetensi Apoteker Indonesia (UKAI) tahun ini, sekaligus untuk menyampaikan aspirasi dan kritik terhadap sistem yang saat ini berjalan, terutama mengenai Nilai Batas Lulus (NBL).

Advertisement

“Nilai kami sempat ditunda-tunda diumumkannya, hampir satu bulan lah. Lalu kami dengar dari mahasiswa kampus lain kalau katanya ada peningkatan NBL,” kata Vema ditemui di Jalan Wijaya, Senin (5/9).

Ia mengira jika memang terjadi peningkatan NBL, poin tidak akan naik terlalu jauh. Vema juga mengaku telah mengulang UKAI sebanyak tiga kali.

“Sebelum ini biasanya NBL hanya naik sekitar 1-2 (poin), lalu akhirnya ada dosen yang bilang kalau NBL naik menjadi 56,50,” tambahnya.

Menurutnya, kenaikan NBL ini tidak diinformasikan terlebih dahulu kepada para peserta ujian. Bahkan ketika dilakukan briefing sebelum calon apoteker mengerjakan UKAI, masih disebutkan dengan jelas bahwa standar NBL masih di angka 52,50.

Doni Setiawan, selaku perwakilan dari para calon apoteker untuk beraudiensi di Kantor IAI menyampaikan jika pihak IAI telah meminta maaf terkait beberapa kesalahan teknis dari sistem, namun tidak akan ada pengembalian NBL ke angka sebelumnya.

“Ini jadi pelajaran bagi pihak penyelenggara agar bisa mengantisipasi dan juga mensosialisasikan terkait ujian kompetensi, metode pelaksanaan, dan juga nilainya sejak awal,” ujar Doni.

Ketua Umum Pengurus Pusat IAI, Noffrendi Roestam enggan memberikan pernyataan kepada media, namun diketahui akan ada pertemuan lanjutan dari audiensi hari Senin (5/9) lalu ini bersama PP IAI, APTFI, dan juga seluruh Kaprodi kampus.

“Pertemuan dilakukan untuk mengevaluasi UKAI dan lainnya, bersama diadakan pada 8 September,” tambah Doni.

#BeF

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...