National

Gubernur Jawa Timur dan Wakil Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste Resmikan Balai Besar Laboratorium Kesehatan Baru

Pemerintah Inggris melalui Program Fleming Fund bekerja sama dengan Kementerian Indonesia, meresmikan Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) usai direvitalisasi di Surabaya, Selasa (11/11).

Peresmian tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste, Matt Downing, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, serta pihak lainnya.

Advertisement

Fleming Fund merupakan program bantuan Inggris yang mendukung hingga 25 negara di seluruh Afrika dan Asia untuk mengatasi resistensi antimikroba (AMR), penyumbang utama kematian akibat penyakit menular di seluruh dunia.

Sedangkan BBLK Surabaya sendiri merupakan laboratorium rujukan nasional untuk Indonesia Timur, guna melayani masyarakat dengan diagnostik laboratorium.

Di mana BBLK tersebut mempercepat analisis laboratorium, dari yang awalnya 4 jam menjadi 15 menit. Tak hanya itu, BBLK juga turut memberikan bimbingan teknis bagi laboratorium lain di wilayah tersebut.

“Kapasitas sistem pengambilan sampel dan laboratorium untuk menghasilkan data dengan cepat dan dengan standar tinggi yang dibutuhkan sangat penting untuk menyelamatkan nyawa, saat ini dan di masa depan,” ujar Leste Matt Downing, Wakil Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste Selasa (11/10).

Leste Matt Downing menyampaikan bahwa Inggris bangga dapat berkolaborasi dengan Indonesia saat kita semua mengatasi ancaman mematikan ini.

“Fleming Fund Country Grant dari pemerintah Inggris untuk Indonesia telah mendukung Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Surabaya dengan investasi mencapai total IDR 6,2 miliar untuk renovasi, instrumen canggih dan penguatan kapasitas laboratorium termasuk pelatihan penting,” ujar Matt.

Pelaksana Tugas Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan, DR Yanti Herman mengatakan bahwa Fleming Fund sejalan dengan program Kementerian Kesehatan.

“Bantuan hibah berupa renovasi gedung lab mikrobiologi, pengadaan alat laboratorium dan peningkatan kapasitas melalui pelatihan Sumber Daya Manusia ini sejalan dengan pilar transformasi layanan rujukan”, ungkap Yanti.

(SLa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...