Economy

Jokowi Soal Inflasi: Tak ada Negara yang Kerja Sedetail RI

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebutkan perekonomian dunia pada 2023 mendatang, akan mengalami kegelapan atau resesi ekonomi global. Mulai dari krisis ekonomi, pangan, sampai energi akibat pandemi Covid-19 serta perang antara Rusia-Ukraina.

Hal tersebut ia klaim usai bertemu dengan Sekretaris Jenderal Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB), International Monetary (IMF), sampai Kepala Negara G7.

Advertisement

Kondisi tersebut nantinya akan mengancam pemulihan ekonomi Indonesia, sehingga ia meminta masyarakat dan semua pihak untuk mempersiapkan segala kemungkinan. Tujuannya adalah agar dapat dihadapi serta mengantisipasi sedini mungkin.

Namun menurut penuturannya, upaya pemerintah mengendalikan inflasi di Tanah air secara detail terbilang berhasil. Bahkan kecepatan inflasi saat ini lebih rendah, dari perkiraannya.

Indonesia mampu mencetak pertumbuhan ekonomi yang terbaik di dunia yaitu 5,44 persen di Kuartal II 2022.

“Kemarin dihitung 6,8 persen, jatuhnya di 5,9 persen karena pemda-pemda sudah mulai bergerak kesana. Saya cek, cek, cek, secara sampling sudah bergerak,” ujar Jokowi.

Jika dibandingkan dengan negara lain seperti Argentina yang mencapai 83,5 persen, pengendalian inflasi Indonesia relatif lebih baik.

Adapun salah satu hal yang membuat terbantunya pengendalian inflasi adalah karena kinerja Bank Indonesia, di mana selaku bank sentral dengan Kementerian Keuangan yang bekerja saling beriringan dan tidak adanya tumpang tindih.

“Ini yang saya lihat, komunikasinya baik, sehingga fiskal dan moneter itu bisa berjalan bersama-sama,” ujar Jokowi.

Jokowi juga mengklaim tidak ada negara lain yang bekerja sedetail mungkin dalam menekan inflasi. Hal tersebut disebabkan karena umumnya negara lain hanya menaikan suku bunga dalam mengendalikan kenaikan harga barang dan jasa.

“Tapi kita tidak hanya urusan menaikkan suku bunga yang itu menjadi kewenangan dari Bank Indonesia, tetapi dalam praktik riil kita juga langsung masuk ke sumbernya, yaitu apa? Kenaikan (harga) barang dan jasa,” ucap Jokowi.

(SLa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...