Business

The Fed Naikkan Suku Bunga, Harga Emas Sentuh Rekor Tertinggi Sepanjang Masa

Harga emas terpantau mendekati rekor tertingginya pada pembukaan perdagangan internasional pada Kamis (4/5). Hal tersebut terjadi usai Bank Sentral Amerika Serikat, the Fed, menaikkan suku bunga 25 basis poin (bps).

Mengutip pada Reuters, harga emas di pasar spot naik 0,8 persen pada pukul 00.35 GMT. Emas berjangka AS naik 1,3 persen menjadi USD 2.063 atau setara Rp30.309.596 (kurs Rp14.692) per ons.

“Di awal sesi, harga emas batangan naik menjadi USD 2.072 per ons dan mendekati level tertinggi sepanjang masa di USD 2.072 pada tahun 2020,” tulis laporan tersebut, melansir dari Kumparan.com.

Adapun, the Fed menaikkan suku bunga acuan (Fed Fund Rate/FFR) sebesar 25 basis poin ke kisaran 5-5,25 persen sesuai ekspektasi pasar keuangan. Tingkat suku bunga tersebut berada di level tertinggi sejak Agustus 2007, atau selama 16 tahun.

Melansir CNBC Indonesia, Tai Wong, analis independen emas, menjelaskan harga emas melonjak karena the Fed mengisyaratkan akan menghentikan kenaikan suku bunga.

Dengan hal tersebut, maka dollar AS diharapkan akan melemah dan yield surat utang pemerintah AS akan melandai. Kondisi tersebut akan menguntungkan emas karena dollar semakin terjangkau untuk investasi.

Pada perdagangan emas hari ini, harga emas Antam ukuran 1 gram dibanderol RP1.104.000. Harganya naik Rp9.000 atau rerata naik 0,8 persen dari posisi sebelumnya. EMas tersebut tersedia mulai ukuran/satuan 0,5 gram hingga 1.000 gram.

Sementara, emas Antam Retro harga 1 gram senilai Rp1.068.000, melonjak Rp22.000 atau 2.1 persen dari posisi kemarin.

[BeF]

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...