National

Kembali Menelan Korban, Sudahkah Pemerintah dan Masyarakat Indonesia Menanggulangi Permasalahan Obesitas? 

Permasalahan obesitas rasanya perlu mendapat perhatian khusus di Indonesia. Baru-baru ini, sosok pria obesitas dengan berat 300 kg dinyatakan meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Sosok bernama Fajri sendiri meninggal di usia ke-26. 

Menurut keterangan dari Direktur Utama RSCM Lies Dina Liastuti, pemuda asal Tangerang ini meninggal dunia pada hari Kamis (22/6/2023) pada pukul 01.25 Wib dini hari.

“Betul (meninggal dunia). Kami akan keluarkan rilisnya,” ujar Lies kepada CNNIndonesia.

Obesitas pada Fajri sendiri terjadi sejak setahun yang lalu. Ibunya memberikan keterangan bahwa Fajri mengidap obesitas setelah mengalami permasalahan di kakinya setahun yang lalu.

“Tiba-tiba lagi jalan tahu-tahu ada kardus terbang dari truk. Dia jatuh. sampai berdarah, luka, diurut, sembuh. Lalu tahu-tahu ada penyakit. Kita enggak tau apa di jalan itu kenanya, ya udah disembuhin penyakit itu. Tapi tinggal bengkak, tinggal hitam di kaki sana telapak itu, hitam bengkak,” kata Riwati dalam wawancara di CNN Indonesia TV.

Kasus kematian akibat obesitas sendiri merupakan permasalahan di Indonesia. Berdasarkan data yang dihimpun situs databoks, setidaknya selama kurun waktu 20 tahun terakhir, tren kasus kematian akibat obesitas tidak kunjung mengalami penurunan.


(Data Kematian akibat Obesitas)

Dari data yang diolah oleh Our World in Data, kasus kematian akibat obesitas menyentuh angka 39,11 per 100.000 penduduk pada 2000 silam. Kemudian, pada tahun 2005, angkanya melonjak menjadi 49,5 kematian per 100.000 penduduk.

Di tahun 2010, kasus kematian akibat obesitas mencapai angka 62,46 kematian. Setelah itu, hampir setiap tahun kasus kematian akibat obesitas terus mengalami kenaikan sebesar 2-3 poin. Hanya pada tahun 2016-2019 saja yang kenaikannya hanya menyentuh angka 1 poin. 

Permasalahan obesitas sendiri memang sudah seharusnya diselesaikan oleh pemerintah. Maraknya produk-produk makanan yang berpengaruh terhadap berat badan seseorang sudah seharusnya ditekan produksinya oleh pemerintah untuk mencegah meningkatnya angka obesitas di Indonesia. 

Selain menjadi tanggung jawab pemerintah, penyelesaian obesitas juga menjadi tanggung jawab masyarakat Indonesia. Penerapan pola gaya hidup sehat dengan memakan makanan yang sesuai dengan kebutuhan tubuh, dan olahraga dirasa menjadi jawaban untuk menyelesaikan permasalahan obesitas di Indonesia.

(RRY)

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...