Government

Tingkatkan Konektivitas Menuju Kawasan IKN Nusantara, Kementerian PUPR Bangun Jembatan Duplikasi Bentang Pendek Pulau Balang

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur, Ditjen Bina Marga memulai proses pembangunan jembatan duplikasi bentang pendek Pulau Balang di Kalimantan Timur. jembatan duplikasi ini rencananya selain untuk menjembatani Kota Balikpapan dengan Kabupaten Penajam Paser Utara sebagai jalur utama angkutan logistik akan menjadi salah satu akses menuju Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN Danis Hidayat Sumadilaga menjelaskan bahwa jembatan duplikasi ini menjadi jembatan yang akan melengkapi Jembatan Pulau Balang bentang pendek dan juga menghubungkan Jembatan Pulau Balang yang telah selesai dibangun.

“Nanti setelah jembatan ini dioperasikan, tentu sangat bermanfaat untuk membantu mengurangi volume lalu lintas yang tinggi, juga sebagai jalur logistik. Jembatan ini bagian dari jaringan konektivitas menuju IKN,” kata Danis Sumadilaga saat meninjau jembatan duplikasi bentang pendek di Pulau Balang. 


(Pembangunan jembatan duplikasi bentang pendek Pulau Balang dibangin dengan panjang 511 meter)

Untuk jarak sendiri, jembatan duplikasi bentang pendek Pulau Balang dibangun dengan panjang 511 meter dengan tipe rangka baja yang terdiri dari 4 pilar di zona laut dan 4 pilar di zona darat. 

Untuk konstruksi jembatan sendiri sudah dibangun sejak Januari 2023 dengan nilai kontrak sebesar Rp471 miliar dengan kontraktor pelaksana PT Adhi Karya-Duta-Jakon (KSO). Saat ini progres fisik pekerjaan sudah mencapai 11,6% dengan serapan keuangan 25,5%.

Pembangunan jembatan duplikasi sendiri akan menjadi penghubung antara Kota Balikpapan dengan Kabupaten Penajam Paser Utara nantinya akan meningkatkan konektivitas Jalan Lintas Selatan Kalimantan yang menjadi jalur utama angkutan logistik di Pulau Kalimantan. 

Untuk sekarang, kendaraan yang ingin menuju ke Penajam dari Balikpapan harus menempuh perjalanan ke Kota Banjarmasin terlebih dahulu dengan melewati kota lainnya yang menempuh jarak sekitar 80 km dengan waktu tempuh 4 jam. Alternatif lain adalh dengan menggunakan kapal ferry yang memiliki waktu penyebrangan selama 1,5 jam ditambah dengan waktu antre menuju kapal ferry.

Dengan adanya jembatan duplikasi ini, diharapkan mampu mempersingkat jarak tempuh yang hanya sejauh 30 km dan dapat dilintasi hanya dengan waktu satu jam.


(Jembatan duplikasi bentang pendek Pulau Balang percepat jarak dan waktu tempuh)

Kepala BBPJN Kalimantan Timur Reiza Setiawan mengatakan bahwa duplikasi jembatan bentang pendek Pulau Balang akan tersambung dengan jalan tol akses IKN Segmen 5A Simpang Tempadung – Jembatan Pulau Balang sepanjang 6,67 km yang rencananya akan rampung pada tahun 2024.

“Pembangunan jalan tol menuju IKN tersambung dengan Jalan Tol Balikpapan-Samarinda, jalan ini bagian dari jaringan konektivitas menuju Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN Nusantara,” kata Reiza. 

(RRY)

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...