Pakar: Perjanjian Dagang dengan AS Tak Bebani Indonesia, Justru Buka Lapangan Kerja
Pengamat kebijakan publik, Eko Wahyuanto, menepis pandangan Dewan Guru Besar Universitas Gadjah Mada (UGM) yang menilai bahwa Agreement on Reciprocal.
Click one of our contacts below to chat on WhatsApp